Aku berjanji dan bertekat untuk melawan Capitol sekali lagi. Demi semua orang yang baru saja kutemui diatas sana, demi Peeta, demi Prim, demi Ibuku, dan sahabat-sahabatku di distrik 13. Aku sangat bahagia melihat mereka semua tenang diatas sana. Pikiranku sepertinya sudah dibajak. Aku dapat melihat pikir-pikiran baru yang ada di otakku. Tapi terasa konyol saat kau sudah mengetahui kebenarannya tapi kau diberitahu cerita lain yang kau ketahui bahwa itu bohong. Aku membiarkan semua kebohongan Capitol melintas diotakku. Aku sekarang mengetahuiku bahwa pikiran-pikiranku itu lebih tajam dan lebih mendalam daripada pikiran-pikiran baruku. Aku berbeda dengan Gale dan Peeta. Tapi aku bingung bagaimana Gale dan Peeta menjadi begitu gampangnya dibajak oleh Capitol? Aku sadar bahwa pikiranku itu sangat kuat dan berapi-api. Api-api itu sudah membakar kebohongan-kebohongan Capitol. Aku tidak akan pernah percaya lagi. Aku sangat bersyukur aku masih menjadi Katniss yang dulu. Aku juga diberikan kilasan-kilasan peristiwa yang jelas-jelas tidak terlalu menakutkan untukku. Aku kuat. Aku tidak takut lagi. Teman-temanku diatas sana benar. Aku dapat melawan. Demi apapun, aku sangat berterima kasih kepada teman-temanku diatas sana kususnya ayahku, Rue, Clove, Cato, Finnick, dan Boggs. Tapi bagaimana aku dapat melawan Capitol sendirian? Semua orang pasti percaya bahwa pikiranku telah terbajak. Mungkin ini bisa kumanfaatkan untuk menjadi serigala berbulu domba ditengah-tengah orang Capitol. Aku sudah tidak disekap lagi dan tanganku sudah terbebas dari lilitan tali. Aku berdiri dan berteriak. "Aku harus apa Presiden Snow?". Lavender. Benarkan, aku akan terbangun. Mimpi buruk kali ini sangat amat buruk. Aku menahan teriakkanku. Aku tidak mau membuat ayahku semakin menderita. Di mimpiku, mimpi itu terasa sangat asli. Aku rasa itu bukan hanya sekedar mimpi. Aku dapat merasakan perasaan ibuku juga. Aku tahu apa yang akan kulakukan. Aku akan menyelamatkan ibuku.
No comments:
Post a Comment