Adalah saat di mana aku melihatmu untuk pertama kali
Kau, dengan sebilah pedang di genggaman tanganmu
Seketika dapat menjadi mesin pembunuh yang kejam
Saat kami, para calon peserta, berlatih di Distrik
Diam-diam aku memperhatikanmu dari jauh
Selalu memperhatikanmu... dan membatin,
"Siapakah namamu?"
"Cato," wanita aneh Capitol itu menyebutnya
Kau menaiki panggung, melirikku tajam
Ya, kau dan aku akan pergi ke Capitol
Kau dan aku... adalah peserta Hunger Games ke-74
Kedekatan kita selama perjalanan pun seperti tak ada artinya
Aku paham, aku mengerti, bahwa di arena kita adalah musuh
Kita akan saling membunuh pada akhirnya
Hingga gadis Distrik Satu itu mendekatimu
Ada sedikit sesak di dada
Kau dingin padaku, tapi begitu akrab dengannya
Seharusnya kalian tidak dekat, tidak boleh
Setidaknya itulah yang kutahu di buku
Ingin rasanya kucungkil mata si Distrik Satu itu
Ketika ia terlelap dalam dekapanmu
Tapi kuurungkan, hingga Gadis Api berulah dengan tawon penjejak
Distrik Satu mati, terima kasihku untukmu, Dua Belas
Tewasnya Glimmer, si Distrik Satu, seakan tak berpengaruh apa pun
Bahkan ketika aku meregang nyawa, kau tak datang
Aku memanggil namamu, tapi kau tak menghampiriku
Di mana kau, Cato? Di mana?
Seharusnya kau datang!
Seharusnya kau memohon agar aku dapat bertahan
Seharusnya kau di sisiku saat kehidupan meninggalkanku
Setidaknya... itulah yang kutahu di buku
Jadi, siapa yang harus disalahkan, Cato?
Siapa yang harus bertanggung jawab atas momen Clato yang hilang?
Aku tak tahu, Cato, aku sungguh tak tahu
Tapi... izinkan aku mengatakan satu hal
Aku mencintaimu
***
Gyahahaha, bukannya bikin puisi galau yang kocak, saya malah bikin yang nyesek gini.
Maklum, saya kecewa karena momen Clato yang sedikit itu tidak dimasukkan ke dalam film.
Dan saya kaget luar biasa kenapa bisa si Glimmer SKSD ke Cato?! T.T
Aduh, maaf jadi rambling gini. m(_ _)m
Yak, meskipun jadinya abal dan absurd dengan membawa-bawa 'buku', saya senang bisa ikut meramaikan #ParcelDay. ;D
May the odds be ever in our favor!
*three fingers salute*
________________________
Terima kasih Rully sayang :') Ini bukan Clove 2 yang sudah berada di atas sana tapi ini Clove yang terkenal galau :'( Jadi maaf yah #ParcelDay-nya batal karena Clove yang galau ini nggak tau apa2 :'( Tapi terima kasih banget udah ikutan dan Clove yakin kalo Clove 2 disana bakal seneng baca puisi kamu :D Clove 2 bikin kuis ini gara2 mungkin ngeliat Clove yang ini suka galau terus kali yah -_- Jadi terinspirasi, tapi toh tetep aku banggain hasil karya puisi2 #ParcelDay :D
Pada awalnya, pas Clove dapet email ini dan judulnya "Salah Siapa", Clove udah keburu ngakak..... Membawa-bawa 'buku' merupakan ide yang bagus :') Karena 'buku' juga menjadi salah satu faktor Clove galau -_- BTW, Cato nggak dingin kok sama Clove, dia itu hanya dingin sama Clove~ #Lho? #GwJaminEluBingung #GwnyaJugaJadiBingug
CLOVE MENDUKUNG KAMU! Dimana kamu mau mencungkil diri si Distrik Satu~ Tenang ajah nanti Clove bantu ;;) Kamu mau yang lebih keren? Kita jatuhin ajah si Glimmer dari gedung terus nanti kaya di Final Destination bola matanya kelindes mobil :'( Horor dan sadis yah?..........Begitulah Clove. Namanya juga CATO'S LOVE, pasti sama dong kaya Cato hehehehe :')
Clove juga kasian sama kadal yang menjadi korban galau Clove :'( Sejujurnya, Clove sangat amat berterima kasih kepada Rue yang memberikan ide, Katniss yang menjatuhkan sarangnya dan khususnya Cato serta Marvel yang tidak menolongi Glimmer :')
Catonya lagi di hutan, dan mungkin bukan takdir :'( Sekarang Clove ngerti kita harus salahin siapa, kita bisa salahin waktu! :'D Dimana waktu lebih cepat dari pada Cato yang datang menolong................ Atau mungkin Thresh adalah Effie yang menjelma? Effie tidak pernah telat begitupula Thresh yang tepat waktu untuk membunuh diriku~
Kata-kata terakhir puisi kamu kok ngejleb banget yah :'( RULLY TANGGUNG JAWAB! CLOVENYA GALAU KAN -____-
Terima kasih yah Rully atas puisimu yang mengiris2 hatiku............. #CloveCintaKamu :*
*Tebar piso yang diukir 'Aku Cinta Kamu'*
-Clove.
No comments:
Post a Comment