Lavender
Ibuku di culik Gale. Aku langsung merasakan lemas yang menyelimuti tubuhku. Bagiku Gale adalah orang yang baik tapi kenapa dia melakukan hal itu kepada ibuku? Gale adalah sahabat ibuku. Sahabat yang saling bertukar cerita dan sahabat berburu serta mereka berdua saling melindungi. Aku yakin ada yang salah dengan Gale. Aku tidak percaya bahwa Gale melakukan hal itu karena kelakuan ibuku kemarin. Itu hal biasa. Gale pasti juga tahu bahwa kemarin ibuku shock berat. Tapi bila Gale mau membalas kelakuan ibuku, aku rasa itu tidak mungkin. Sejak kapan Gale menjadi orang yang rapuh? Sedikit tersingung langsung berubah menjadi liar? Gale orang yang baik. Aku percaya itu.
Memikirkan hal itu membuatku semakin tertekan. Prim langsung kembali lagi ke ruangannya sambil menangis dan berteriak-teriak. Prim kejang-kejang dan memberitahukan kepada seluruh penduduk distrik 13 bahwa ibuku diculik. Kepanikan menyelimuti seluruh sentereo distrik 13. Aku masih berdiri mematung. Pikiranku berkelana. Mataku menerawang jauh. Tubuhku bergetar tidak berhenti. Aku berdiri lemas seperti tidak ada roh didalam tubuhku. Ayahku pingsan disebelahku. Pikiranku berlari-lari dan membuatku merasakan sakit kepala yang hebat. Semua orang berteriak-teriak memanggil nama ibuku.
Tiba-tiba aku merasakan kebencian yang mendalam terhadap Gale. Harus kuakui bahwa aku benci dengan Gale. Gale menghancurkan kehidupan keluarga kecilku yang sempurna. Aku berharap seharusnya sebelum dia sampai disini, kereta yang membawanya dari distrik 2 ke distrik 13, terbakar. "GALEEEEE!!!!!!!!!! AKU MEMBENCI MU!!!!!!!". Aku berteriak-teriak. Aku memukul-mukul dinding sampai pada akhirnya aku dan ayahku dibawa ketempat kami. Aku kejang-kejang seperti orang sakit jiwa. Mataku berapi-api bagaikan kebencian meliputiku. Tapi memang benar, aku benci dengan Gale. Aku menjadi semakin frustasi saat mengetahui ibuku diculik dan ayahku terkapar lemas tak berdaya disebelahku. Aku tidak berhenti berteriak-teriak. Sekarang ditambah dengan isakan tangis. Aku menangis dengan hebat dan tidak bisa berhenti. Aku menendang-nendang semua benda yang berada didepanku dan berteriak mengulangkan kata-kata aku benci Gale beribu-ribu kali. Nenekku datang dan langsung memelukku. Begitupula Prim. Prim langsung duduk dilantai pojokan dan memegangi kepalanya dengan kedua tangan. Ya, kami semua frustasi. Distrik 13 terasa jungkir balik. Tak hanya aku yang berteriak-teriak tapi sebagian besar penduduk rakyat 13 juga ikut berteriak. Semua orang berlarian. Aku terlalu lelah untuk lebih memikirkan yang aneh-aneh tentang ibuku disana dengan Gale, yang hanya akan membuatku semakin sedih dan berapi-api. Jadi aku langsung memejamkan mata dan bersiap untuk terbangun nanti karena mimpi buruk.
Bersambung........
*COPY PASTE? PASTIKAN KALIAN SEMUA MENGKREDIT DAN MENULISKAN PENCIPTANYA!*
No comments:
Post a Comment