Aku baru saja dikabarkan bahwa Gale kembali dari distrik 2. Aku belum menemuinya tapi Peeta sudah. Entah kenapa aku bingung dengan Peeta membiarkan Gale menghabiskan dengan Lavender. Padahal Gale adalah termasuk orang asing untuk Lavender. Tapi tidak apalah. Aku berharap Gale masih menjadi Gale yang dulu. Bila Gale yang dulu masih tampak, Lavender pasti langsung menyukainya.
Aku mencari Peeta dan ternyata dia sedang melukis. Aku membutuhkan udara segar dan aku ingin sekali mengajak Peeta kehutan. "Peeta!" kataku sambil mengagetkannya. Peeta langsung terloncat dan membalikan badan kepadaku. Dalam seketika pipiku sudah terkena cat merah dari kuas yang sedang ia pegang. Detak jantung Peeta berdetak kencang dan aku tertawa sambil terbahak-bahak. Wajahnya sangat lucu seperti orang yang kebingungan dan tidak dapat mencerna apa-apa. "Astaga! Katniss! Kau mengaggetkanku saja!" kata Peeta sambil menghapus cat merah di pipiku. "Ke hutan yuk!" kataku sambil memegangi tangannya. "Boleh! Aku juga ingin mencari udara segar. Bau cat ini lama-lama dapat membuatku pusing." kata Peeta yang langsung membereskan peralatannya.
Kami bergandengan tangan. "Katniss. Bagaimana bila Capitol masih ada dan berpura-pura menyerah pada kita?" kata-kata Peeta memecahkan keheningan dan pula mengagetkanku. Aku berhenti untuk mencerna kata-katanya. Apa yang sedang dipikirkan Peeta sih sehingga membuatnya tidak tahan untuk mengeluarkan kata-kata itu dari mulutnya. Peeta menggerutkan dahi dan menunggu jawabanku. "Aku...aku tidak tahu. Jangan sampai! Bila Capitol masih ada. Aku tidak segan-segan untuk menjadi Mocking Jay lagi dan memulai pemberontakan." kataku dengan tatapan yang dalam. "Aku juga berharap begitu." kata Peeta datar. "Ngomong-ngomong tadi kenapa kau membiarkan Gale bersama Lavender? Prim memberitahuku bahwa kau membiarkannya bersama Lavender." kataku penasaran. "Tidak apa-apa kok. Hanya saja aku percaya bahwa bila kau yang bertemu Gale duluan pasti kau melakukan hal yang sama kan Katniss?" kata Peeta tersenyum kecil. "Tidak juga. Tidak bila Gale bukan lagi Gale yang dulu." kataku sambil mengelengkan kepala.
Aku dan Peeta melanjutkan perjalanan kami ke danau. Kami masih bergandengan tangan. Aku memejamkan mata dan menghirup udara sambil tersenyum. Rumah tua kecil didekat pondok itu ternyata masih berdiri. Aku melepaskan tangan Peeta dan bergegas masuk kedalam. Aku kedalam hanya untuk mengecek ruangan-ruangan dirumah itu. Lalu aku langsung keluar lagi mencari Peeta. Tapi Peeta tidak ada. Aku mencari-cari dirinya. Tapi tidak menemukannya. Saat aku berdiri didekat danau, aku melihat tubuh Peeta mengapung. "PEETAAAA!!!!!!"
Sedetik aku melihatnya, aku langsung menceburkan diri ke danau itu dan berenang secepat kilat ke arahnya. Dia tak sadarkan diri. Bibirnya pucat sekali. Aku langsung menariknya ke daratan. Aku langsung menekan-nekan dadanya dan memberikannya nafas buatan. Aku langsung menangis dan berteriak, "Peeta sadar Peeta!!!!!". Ini semua salahku. Salahku langsung meninggalkannya begitu saja. Peeta tidak bisa berenang. Ini semua salahku. Lebih baik dia bunuh aku saja sejak Hunger Games pertama kami. Peeta terbatuk-batuk dan air dari paru-parunya pun keluar. Aku langsung memeluknya kedadaku dan langsung berteriak, "Akhirnya kau sadar Peeta!!! Maafkan aku!!! Maafkan aku!!" tangisan dan teriakkanku membuatnya kaget dan tidak dapat mencerna apa-apa. "Aku kenapa memangnya Katniss?!" katanya kebingungan. "Kau hampir mati PEETA!! KAU MENGAPUNG DIDANAU! TIDAK SADARKAN DIRI!" kataku yang semakin meraja rela teriakannya. Peeta langsung memelukku dan berkata, "Ssssh.. Ssshh...shh.. sudah tidak apa-apa Katniss." kata Peeta sambil menghapus air mataku. "INI SALAHKU PEETA!!", Peeta langsung menciumku dan aku langsung menciumnya balik. Bibirnya terasa dingin dan bergetar. Aku langsung melepaskan jaketku yang walaupun basah juga kepadanya. Aku membopongnya seperti yang kami lakukan saat kakinya Peeta tertusuk dan aku memeganginya agar dapat berjalan. Kita kembali ke distrik.
Kami kembali ke tempat kami dan melihat Gale dan Lavender sedang menonton.................video Hunger Games ke 74. Dengan refleks aku langsung menampar Gale.
Bersambung.......
*COPY PASTE? PASTIKAN KALIAN SEMUA MENGKREDIT DAN MENULISKAN PENCIPTANYA!*
No comments:
Post a Comment